|
Gempa Manonjaya dan Sekitarnya |
|
|
|
|
Oleh KH. Asep A. Maoshul Affandy
|
|
Rabu, 02 September 2009 20:32 |
|
Pada sore hari sekira jam 14:50 wib. Rabu, 2 September 2009 M. bertepatan dengan 13 Romadlon 1430 H. terjadi Gempa berkekuatan 7.3 SR di daerah Tasikmalaya. Di Pesantren Miftahul Huda guncangannya sangat terasa hingga membuat penghuni rumah dan para santri berhamburan keluar ruangan, beberapa bangunan nampak berguncang cukup mencemaskan, dan menimbulkan beberapa kerusakan ringan namun merata di hampir setiap bangunan antara lain : - Bangunan Masjid Marmer yang menempel di dinding barat berjatuhan, dinding lainnya retak-retak dan adukan terlepas dari batanya.
- Gedung Aula Madrasah dinding pada retak dan terkelupas dan satu dinding di lantai 3 ambruk.
Di cabang Miftahul Huda yakni Pesantren Miftahul Huda al-Faqih yang berjarak 1.5 km dari Pesantren Miftahul Huda juga terjadi kerusakan bangunan, khususnya bangunan Madrasahnya. Di ibu kota kecamatan Manonjaya Masjid Besar Manonjaya yang berdiri pada tahun 1889 dan merupakan salah satu situs purbakala di Tasikmalaya bangunan timur atap dan dindingnya ambruk. Silakan untuk melihat photo-photonya disini. |
|
Diperbaharui ( Rabu, 02 September 2009 23:06 )
|
|
|
Kefakiran Dapat Menimbulkan Kekufuran |
|
|
|
|
Oleh KH. Abdul Aziz Affandy
|
|
Rabu, 27 Mei 2009 00:00 |
Segala puji kita panjatkan kepada Alloh SWT. yang Maha Kaya, yang tidak membutuhkan apapun dan siapapun, yang hanya kepadaNyalah kita meminta dan mengadu.
Sudah menjadi fitrah manusia datangnya cobaan, banyaknya kebutuhan menghampiri menjadikan hidup tidak seimbang, selera makan berkurang, susah tidur, dan bahkan waktu satu jam pun bagai setahun.
Cobaan berbagai kebutuhan ibarat seekor binatang buas dan liar. Kalau saja kita tidak bisa memeliharanya dia akan menjadi semakin buas dan liar sehingga timbul masalah besar. Begitu pula dengan cobaan kalau saja kita tidak bisa menghadapinya maka cobaan tersebut akan menimbulkan berbagai kemadaratan yang fatal bahkan kekufuran ancamannya. |
|
Diperbaharui ( Selasa, 01 September 2009 21:54 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
Pesantren Adalah Benteng Terakhir Kekuatan Ummat Islam |
|
|
|
|
Oleh Asep Ilyas
|
|
Senin, 13 April 2009 11:54 |
|
Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan terakhir untuk membentengi manusia dari segala hal termasuk pemikiran-pemikiran yang aneh-aneh, yang sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam.
Kemudian Pesantren menjadi pendidikan yang diabadikan oleh ummat Islam karena fungsi dan perannya dalam rangka membina ummat sangat berhasil bahkan yang disebut pendidikan formal internasional pun dalam prakteknya mencontoh Pesantren.
|
|
Diperbaharui ( Rabu, 15 April 2009 00:41 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Oleh KH. Jaja Abdul Jabbar
|
|
Rabu, 06 Mei 2009 20:00 |
|
 
"Iman itu bertambah dengan banyak melakukan taat dan berkurang karena melakukan maksiat" (Tafsir al-Baidhowi, jilid 1 hal. 380). Ulama berbeda pendapat mengenai iman, apakah iman itu bisa bertambah dan berkurang atau tidak. Menurut sependapat bisa bertambah dan berkurang, menurut pendapat lain tidak bisa bertambah dan berkurang.
Ulama yang berpendapat bahwa iman bisa bertambah dan berkurang berdasarkan kepada dalil-dalil berikut ini :
|
|
Diperbaharui ( Selasa, 12 Mei 2009 08:16 )
|
|
Lengkapnya...
|
|
Bersihkan Diri Dari Kekotoran dan Dosa |
|
|
|
|
Oleh KH. Abdul Aziz Affandy
|
|
Rabu, 05 Nopember 2008 19:52 |
 Rosullulloh SAW bersabda; “Ummat kami akan terpecah menjadi 73 (Tujuh Puluh Tiga) golongan dan semuanya akan masuk neraka kecuali satu yakni Ahli Sunnah wal Jama’ah". Apa yang menjadi penyebabnya? Mereka semua tidak bisa membersihkan diri dari musyrik kepada Alloh dan tidak mengakui Nabi Muhammad SAW adalah utusan Alloh. |
|
Diperbaharui ( Rabu, 31 Desember 2008 00:19 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 2 |